Tingkat Kepercayaan Masyarakat Turun, BEM Nusantara Minta Kapolri Lakukan Penyegaran di Polda Sumut

 


KOMPAS7.ID

MEDAN || Nelly Simamora selaku Ketua Umum Persatuan Jurnalis Team Sergap Indonesia (Ketum DPP PJTSI) beserta seluruh Sayap Organisasi (Team Sergap), DPP LBH PJTSI dan seluruh media yang tergabung didalamnya menyatakan Sikap Setuju dan mendukung BEM Nusantara sepenuhnya terkait  Kapoldasu dan Kapolrestabes Medan dicopot karena Gagal memimpin kekondusifan di wilayah hukum Sumut dan Kota Medan yang Humanis dan Presisi, sehingga Tingkat Kepercayaan Masyarakat terhadap Polri Sumut dan Medan berkurang dan bahkan diduga sudah tidak percaya kepada Institusi ini lagi.



"Kita Setuju dan Sepakat bersama BEM Nusantara meminta kepada bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo MSI untuk segera mencopot Kapoldasu dan Kapolrestabes Medan karena diduga gagal dalam mengkondusifan Sumut dan Medan yang Humanis dan Presisi," ujar Nelly Simamora kepada awak media ini, Minggu (31/10/21) di Kantor DPP PJTSI Jalan Pahlawan No.27 Medan. 



Nelly Simamora juga dalam kesempatan ini menuturkan, bahwa Kapoldasu juga Gagal dalam menerapkan Sanksi Keras terhadap bawahannya, Kabid Humas Poldasu yang secara terang - terangan di muka umum menghina dan merendahkan Martabat Profesi Jurnalis dan melarang Jurnalis tersebut untuk meliput di wilayah hukum Poldasu (BB rekaman suara ada dan beberapa saksi memperkuat hal itu juga ada), sehingga sampai saat ini para Jurnalis yang mau meliput di Poldasu, yang memiliki Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Legalitas Perusahaan yang lengkap, tidak diterima dan tidak diakui untuk meliput apa saja peristiwa di wilkum Poldasu. 



Maka dengan adanya Diskriminatif itu membuat para insan pers unit Poldasu sudah sangat Gerah dan Bergejolak karena para Wartawan unit Poldasu itu di Pilih- Pilih sesuai keinginan Kepala bidang  Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) dan diduga Kapoldasu diam saja terhadap hal itu, sehingga Institusi ini dalam indikasi kemerosotan kepercayaan Masyarakat terhadap Institusi Polri,'' tukasnya.




Dari surat terbuka yang di buat BEM Nusanta Di Ketuai Arif Wibowo Menulis Surat Ke Presiden dan Kapolri untuk mengbil langkah Pencopotan Kapoldasu beserta Kapoltabes Medan di sebabkan banyaknya sederetan kasus hukum belum terselesaikan ( Red/ Baca Isi Point Surat Terbuka Dari BEM Nusantara) Sehingga Polri menjadi dengan demikian Polri bisa menjadi Presisi.


( Kcu/rud)

Share on Google Plus

About GROUP MEDIA KOMPAS7

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 اÙ„تعÙ„يقات:

Posting Komentar