deskripsi gambar

Ketum DPP PJTSI Nelly Simamora Apresiasi Kapoldasu Ungkap Kasus Kerangkeng dan Tahan 8 TSK



Medan || kompas7.id || Ketua Umum DPP Persatuan Jurnalis Team Sergap Indonesia (Ketum DPP PJTSI) Nelly Simamora mengapresiasi kinerja Polda Sumatera Utara atas pengungkapan dan penahanan 8 tsk kasus kerangkeng milik Bupati Langkat non aktif, Terbit Rencana Perangin-angin.


"Kita apresiasi Polda Sumut, dengan pengungkapan dan penangkapan 8 tsk ini, membuktikan bahwa kinerja Polda Sumut memang bekerja, tidak masuk angin, karena belakangan sudah santer terdengar bahwa pihak Polda Sumut dalam menangani kasus kerangkeng Langkat ini terkesan sudah masuk angin, makanya dengan penangkapan ini, semua isu itu seperti isapan jempol, Bravo! kepada Kapolda Sumut melalui Team Penyidik Ditkrimum Poldasu yang bekerja keras menangani kasus kerangkeng ini, Tahnia! Saya beri ucapan Selamat! " ungkap Nelly Simamora merespon penangkapan 8 tsk kasus kerangkeng, di Kantor DPP PJTSI, Gedung Pers Lt2 Jalan Pahlawan No.27 Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, Medan-Sumut, Sabtu (9/4/2022).


Pemilik lima media ini juga sangat mendukung kinerja Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dan Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dalam kinerjanya yang profesional dengan bekerjasama dengan beberapa pihak seperti, Komnas Ham, Kompolnas dan LPSK untuk mengungkap kasus kerangkeng ini yang sangat singkat telah menahan sembilan tersangka di Rutan Polda Sumut.


"Kita juga berharap, kasus kerangkeng ini benar benar menjadi prioritas utama pihak Polda Sumut dan menjadi atensi khusus, karena kasus kerangkeng ini sudah menjadi isu nasional," tandasnya. 


Dengan melakukan penahanan 8 tsk, masih kata Nelly, berarti penyidik Ditkrimum Poldasu sudah berkomitmen dalam kasus ini, dimana untuk melakukan penangkapan dan penahanan, pihak Polda Sumut sudah mengantongi cukup alat bukti dan saksi yang kuat, hingga penahanan ini bisa terjadi. 


"Kita juga berharap kepada Polda Sumut dapat mengungkap yang lain lainnya, seperti dugaan kuburan massal dan tuntas habis kasus ini hingga terang benderang," tutup Nelly yang juga seorang Jurnalis di Pemerintahan dan Kepolisian. (k7 bram)

Share on Google Plus

About JurnalisTeamSergapIndonesia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar