deskripsi gambar

Mahasiswa PMG Kampus IAKN Tarutung Fakultas IPK "Out Magang To Church"

 



Tarutung  ||   kompas7.id   || 

Mahasiswa Pendidikan Musik Gereja (PMG), kampus IAKN (Institut Agama Kristen Negeri) Tarutung, Fakultas IPK (Ilmu Pendidikan Kristen) "Out Magang to Church" Semester V,  Prodi PMG. Mahasiswa IAKN magang II yang magang di gereja HKI Simanungkalit Panggabean yang terdiri dari 5 mahasiswa itu memilih Jegzen Simbolon sebagai Ketua Kelompok 2 yang beranggotakan 4 orang, yang terdiri dari, Roganda Bako, Franz Ebert Sihombing, Litania Sihombing dan David Gulo, dengan didampingi oleh seorang dosen Ampuh, ibu Dra. Lince RT Simamora MPd. Dimana mata kuliah ini diarahkan untuk melakukan pelayanan gereja di sekitar wilayah kampus IAKN Tarutung. 

Mahasiswa dari group A dan group B dilebur menjadi beberapa kelompok yang masing-masing ditempatkan di gereja sekitar kawasan kampus guna menunjukan kebolehan masing-masing mahasiswa agar ikut dalam pelayanan ibadah gereja. Pelaksanaan mata kuliah magang oleh mahasiswa pendidikan music gereja di gereja HKI Simanungkalit Panggabean dilakukan setiap ibadah hari Minggu. 

"Sebelum magang, kami dibekali oleh dosen pengampu mata kuliah teori khusus tentang notasi (not) balok dan mempelajari apa itu not balok. Wajib bagi PMG bisa memahami dan membaca not balok dengan baik dan cepat, karena di pelayanan ibadah, nyanyian pujian yang dipanjatkan dalam buku logu bertuliskan notasi balok. Maka dari itu sebelum diberangkatkan ke lapangan, kami sudah memahami not balok, yang mana not  balok itu disebut "Cikok" (kunci pokok) yang diberikan dosen pengampu dan itu sangat berharga untuk  kami terapkan di magang II ini," papar Ketua Kelompok 2, Jegzen Simbolon, Sabtu 17 Desember 2022.

Jegzen Simbolon juga menerangkan kelas mata kuliah magang dibagi menjadi dua kegiatan, di kegiatan pertama pada tengah semester fokus pada materi pembelajaran (teori) yang diajarkan setiap hari Kamis, serta dikegiatan kedua tengah semester lain adalah, out magang to church, yang masing-masing kelompok sudah ditentukan tempat magang dari kampus IAKN tersebut. 

"Sebelum kami memainkan lagu untuk hari Minggu, terlebih dahulu kami harus mempersembahkan dihadapan dosen pengampu mata kuliah magang II, agar dosen itu dapat menilai segala kekurangan maupun kesalahan yang kami lakukan dalam memainkan lagu tersebut untuk ibadah hari Minggu," ujar Jegzen kemudian. 

Kegiatan magang II ini, masih kata Jegzen, dilakukan oleh mahasiswa di gereja HKI Simanungkalit Panggabean, wujud pelayanan ibadah setiap hari Minggu selama sebulan, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat terutama buat gereja. Jadi dalam kegiatan magang tersebut mahasiswa berperan sebagai pemain musik yang terdiri dari Keyboard, Saxophone, Trompet, Biola, dan Song Leader. Sebelum pelayanan hari Minggu, hari Sabtu malam latihan dan dalam latihan ini dipantau langsung oleh parhalado, dimana Parhalado membantu apabila ada kekurangan saat latihan guna menciptakan keharmonisan didalam persembahan hari Minggu. 

"Pada dasarnya disetiap kegiatan selalu saja ada yang menghambat, seperti hal yang kami rasakan pada waktu magang di minggu kedua, dimana listrik pada saat itu mati dan membuat ibadah menjadi canggung, akibatnya keyboard mati, tetapi kami memikirkan cara agar pelayanan tetap kondusif, jadi pada saat bernyanyi, nada ditarik oleh Saxophone agar nadanya tidak ketinggian maupun kerendahan," imbuhnya. 

Disamping pelayanan di gereja HKI Simanungkalit Panggabean, mahasiswa kelompok 2 magang II inipun ditunjuk pendeta tersebut untuk ikut dalam pelayanan Natal se-Tarutung Utara di gereja HKI Pagar Batu, "Disana kami benar-benar mendapat pengalaman yang berharga, dimana yang hadir acara tersebut bukan hanya dari satu gereja saja, melainkan dari banyak gereja. Disinilah mental kami harus siap, biar ga apalah alias paten," kata Jegzen Simbolon. 

Kegiatan magang II mahasiswa IAKN, prodi PMG semester V, merupakan kegiatan positif sebagai pembelajaran mata kuliah tersebut. Maka, dengan diadakan kegiatan magang ini merupakan wadah tempat menambah wawasan dan pengetahuan serta kemahiran mahasiswa dalam melayani di lingkungan masyarakat baik didalam gereja maupun di sekolahan. Magang II ini dilaksanakan di gereja HKI Simanungkalit Panggabean, giat yang dilaksanakan didalam gereja tersebut yakni, mengiringi ibadah atau kebaktian, melatih koor, song leader dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pelayanan gereja. Saat sebelum ibadah tentu diadakan latihan pada hari sabtu. Adapun pengalaman mahasiswa yang didapat disana adalah, dapat mengenal lingkungan masyarakatnya, jemaatnya dan song leader. 

"Sebagai song leader, kendala yang ditemukan didalamnya yakni, kurangnya pengetahuan song leader dalam membaca not serta tidak adanya keharmonisan satu sama lain, disini perlu melatih keharmonisan dalam bernyanyi, baik dalam tempo maupun tone voice. Akan tetapi, sebagai seorang mahasiswa, disitulah kami menerapkan apa yang telah kami pelajari selama kami duduk dibangku kuliah yang telah diajarkan oleh dosen pengampu kami, ibu Dra Lince Simamora MPd," ungkap Jegzen. 

Jegzen dengan semangat mengatakan bahwa dalam belajar bersama, serta sharing, bernyanyi atau berbagai kegiatan dalam pelayanan di kebaktian, ada sedikit kekurangan yang ditemukan yaitu, mic yang sering storing hingga menimbulkan kebisingan saat kebaktian berlangsung, akan tetapi itu tidak mengurangi hikmah dalam ibadah kebaktian. 

Dalam kegiatan magang II ini dilakukan persiapan oleh mahasiswa magang, seperti melakukan pertemuan dengan dosen pengampu mata kuliah magang, untuk mendiskusikan segala keperluan, diantaranya apa saja kendala yang dihadapi dan melatih lagi apa yang dibawakan dan dosen memberikan arahan terhadap latihan yang telah dilakukan. Dengan demikian proses latihan akan menjadi lebih baik dan akurat. 

"Kami mahasiswa magang II ini diharuskan untuk dapat menguasai alat musik beserta lagu yang di bawakan pada saat pelayanan magang di gereja masing-masing yang di tunjuk oleh kampus IAKN tersebut. Oleh karena itu kami melakukan kegiatan latihan pada saat jam mata kuliah magang II serta latihan pada hari Sabtu malam sebelum melakukan pelayanan hari Minggu. Sehingga pelayanan hari Minggu tidak kaku atau fakum lagi dalam mengiringi lagu di ibadah tersebut," pungkas Jegzen Simbolon mengakhiri. 

Terpisah, saat awak media ini mengkonfirmasi dosen pengampu, ibu Lince Simamora melalui sambungan seluler, terkait mahasiswa magang II Kelompok 2 yang di koordinator oleh Jegzen Simbolon, ibu Lince saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dalam bulan ini mahasiswa kampus IAKN sedang dalam pembelajaran magang II ke gereja-gereja disekitaran kampus IAKN. 

"Benar, mahasiswa yang ada di kelompok 2 yang dikomandoi oleh Jegzen Simbolon adalah mahasiswa IAKN Tarutung yang sedang magang di gereja HKI Simanungkalit Panggabean dan sayalah sebagai dosen ampuh mereka. Dalam magang II ini, kita coba melihat bagaimana mahasiswa ini terjun kelapangan mengaplikasi teori-teori yang diberikan kepada mereka dan mereka menjalankan prakteknya (magang) sesuai teori yang kita berikan," singkat Dra Lince RT Simamora MPd, dosen pengampuh mata kuliah magang II jurusan PMG. 

(k7 nell)

Share on Google Plus

About JurnalisTeamSergapIndonesia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar