Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page



Medan || Kompas7.id ||

Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Haris Kelana Damanik, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Medan merespon instruksi Wali Kota Medan terkait pendirian Bank Sampah di lingkungan kantor masing masing.

“Instruksi ini sanga tepat. Selain mengurangi sampah, juga membantu ekonomi keluarga,” kata Haris Kelana Damanik kepada wartawan di Medan, Kamis (9/6/2022).

Menurut Wakil Ketua Fraksi Gerindra itu, mewajibkan seluruh pegawai di jajaran Pemkot Medan menjadi nasabah Bank Sampah akan membuat Kota Medan bersih. “Jika saja seluruh pegawai menjadi contoh peduli kebersihan, akan memotivasi masyarakat lebih peduli soal kebersihan,” katanya.

Kepada seluruh Kepling, Haris, berharap menjadi pelopor kebersihan serta mendirikan Bank Sampah di lingkungan masing masing, sehingga dengan sendirinya akan mengedukasi masyarakat soal kesadaran kebersihan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Zulfansyah, mengatakan DLH bersama Dinas Kebersihan dan Pertamananan (DKP) serta pihak kecamatan komit berkolaborasi soal penanganan sampah.

“Jika DLH bertugas untuk mengurangi sampah tidak sampai ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan melakukan pemilahan jenis sampah organik dan non organik, maka DKP dan Kecamatan/Kelurahan untuk penanganan sampah hingga ke TPA,” sebutnya.

Pendirian Bank Sampah, kata Zulfansyah, salah satu cara jitu mengurangi volume sampah di Kota Medan. Selain menjadikan sampah bernilai ekonomis juga mendorong niat menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami (DLH) sudah mendirikan Bank Sampah. Seluruh pegawai di wajibkan menjadi nasabah dan setiap hari Jumat masing-masing membawa sampah non organik ke kantor. Masing-masing pegawai memiliki buku tabungan sampah, ” terang Zulfansyah.

Zulfansyah mengaku, pihaknya terus mensosialisasikan pendirian Bank Sampah di kecamatan dan di beberapa sekolah serta sosialisasi ternak ulat maggot dan eko enzim. “Sampah non organik dapat ditangani lewat Bank Sampah dan sampah organik ditangani dengan ternak maggot dan eko enzim,” katanya. (k7 nell)

Leave A Reply