Pak Dodi Tolong di Pasang Lampu Jalan Kami, Keluh Warga di Reses Dodi Robert Simangungsong, S.H




Foto : Anggota DPRD Kota Medan, Dodi Robert Simangungsong, S.H, menggelar Reses Masa Sidang III, Tahun Sidang ke-IV T.A 2023 yang di laksanakan di Jalan Pintu Air Gg Rel/Jalan Busi, Kelurahan Sitirejo I, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan dan usai acara, Dodi Robert lakukan foto bersama dengan para OPD dan masyarakat dapilnya. 

Medan  ||  Menjemput Aspirasi warga dapilnya, yakni Dapil IV, meliputi, Medan Kota, Medan Amplas, Medan Denai dan Medan Area dalam Reses anggota DPRD Kota Medan, Dodi Robert Simangungsong, S.H, Masa Sidang III, Tahun Sidang ke-IV T.A 2023 yang di gelar di Jalan Pintu Air Gg Rel/Jalan Busi, Kelurahan Sitirejo I, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Jumat (8/12/23). 


"Tujuan pak Dodi Robert Simangungsong menjadi Caleg untuk apa?" celetuk Edward Limbong warga setempat, yang baru lima tahun belakangan ini menetap di wilayah tersebut yang sebelumnya pindahan dari Pancur Batu, yang diberi kesempatan sebagai penanya pertama di reses tersebut. 

Kemudian masuk penanya kedua, Kalben Simanjuntak, warga Jalan Busi, Kelurahan Sitirejo I, Kecamatan Medan Kota, yang menanyakan terkait tidak adanya lampu jalan di Jalan Busi, kira-kira 300 meter dari simpang tiga menuju ke ujung simpang yang tembusnya ke Jalan Pelangi. 


"Lampu jalan di Jalan Busi ini tidak ada penerangan, tolonglah pak Dodi di pasang, biar ga gelap kali wilayah kami ini," unggahnya di acara reses Dodi Robert Simangungsong itu. 

Selanjutnya, M. Marbun warga Lingkungan 14, yang juga tokoh masyarakat setempat, mengajukan beberapa pertanyaan. 


"Mohon pak Dodi, disini banyak sekali anak  muda yang suka ngumpul-ngumpul, karena mereka tidak mempunyai pekerjaan. Jika mereka punya pekerjaan pastilah tidak ingin kumpul-kumpul lagi. Mohon, berilah lapangan pekerjaan kepada mereka, dan pertanyaan yang kedua, kok tega ya pihak rumah sakit menyuruh pasien pulang padahal baru tiga hari opname, serta selanjutnya, jalan kami ini tidak ada lampu jalan, memang tadi sudah diajukan, namun saya mau tanya untuk mengajukan lampu jalan ini sekarang kepada dinas apa, dulu kan Dinas Pertamanan. Dan  terakhir pertanyaan saya Pak, tolonglah jalan kami ini di aspal, biar ga apa kali jalan kami ini," luahnya. 

Terakhir, Novelin Berlina Situmorang warga Jalan Pintu Air juga menanyakan tentang mengapa setiap kali pengurusan KK, KTP dan lain lain, selalu menyertakan surat PBB, "Apa benar itu ya pak Lurah," tanyanya langsung ke Lurah Sitirejo I yang hadir saat itu. 

Setelah menjemput aspirasi masyarakat, protokol pun mengambil alih kemudian dan mengatakan, "Pak Dodi sudah menjadi anggota DPRD Kota Medan, Pak dan bukan caleg disini," ujar Bobby, mc acara reses Dodi Robert Simangungsong itu. 


Sebelum pertanyaan dilempar ke dinas terkait, kemudian Dodi Robert Simangungsong pun sedikit menanggapi pertanyaan salah satu warga yang meminta lapangan pekerjaan tersebut, "Mohon maaf Pak, saya disini selaku anggota dewan, yang memiliki tupoksi sebagai Legislasi, Badgeting dan Pengawasan di DPRD Kota Medan, bukan perusahaan yang ingin menampung tenaga manusia yang untuk di perkerjakan, jika untuk pertanyaan itu, coba secara pribadi saja di sampaikan ke saya, Pak," terang Politisi Fraksi Partai Demokrat Kota Medan itu. 

Sementara, selanjutnya, pihak terkait lainnya yang berkapasitas menjawabnya. 


"Tidak benar itu Pak, tidak ada statemen atau SOP dari BPJS terkait pernyataan tersebut, tiga hari opname pasien sudah bisa pulang, pihak kami selalu ada di tempat di masing masing rumah sakit. Jika ada pengaduan atau hal lain yang ingin disampaikan silahkan melaporkan ke petugas kami yang berada di masing masing rumah sakit," papar Alwi Nababan dari pihak BPJS Kesehatan Kota Medan. 

Usai dari pihak BPJS, pihak Dinas SDA BMBK pun memberi tanggapan terkait permohonan pemasangan lampu jalan. 


"Lampu jalan sekarang sudah diambil alih oleh Dinas Perhubungan, untuk itu, ajukan saja permohonan ke kantor lurah, nanti pihak kelurahan yang akan menyampaikannya ke Dinas Perhubungan. Dan terkait pengaspalan di Jalan Busi ini, kami sebenarnya dari UPT Jalan Jati Stadion Teladan dan kami kerja hanya sebatas pemeliharaan saja. Namun nanti bolehlah kami survei dan akan kami ajukan ke pusat Dinas SDA BMBK. Dinas PU, Dishub dan Pertamanan telah digabung nomenklaturnya makanya disebut SD BMBK," imbuh Samuel Banjar Nahor dari UPT Dinas SDA BMBK Kota Medan. 

Terakhir Lurah Sitirejo I, Kecamatan Medan Kota, Hasudungan I.M, mengklosing pertanyaan dari Novelin, dimana semua nya itu tidak benar, dan tidak ada pemaksaan untuk masalah pembayaran PBB tersebut, tetapi sebagai warganegara yang baik, bayar lah kewajiban untuk meminta hak sebagai warganegara. 

"Membayar PBB itu kan untuk mengklaim hak hak kita, seperti membangun drainase, pengaspalan, pemasangan lampu dan lain lain, namun kami tidak ada memaksa, hanya menyarankan atau menghimbau untuk segera membayar PBB nya, karena PBB itu adalah untuk pembangunan Kota Medan ini juga, yang bapak bapak dan ibu ibu mohonkan," kilasnya mengakhiri. 



[k7 nell


Share on Google Plus

About GROUP MEDIA KOMPAS7

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar